October 1, 2026 | Other Activities
Inflasi di Bulan September 2026
Bengkulu, (1/10) - BPS Provinsi Bengkulu mencatat pada bulan September 2026 inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,38 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,85. Inflasi y-on-y Kabupaten Mukomuko sebesar 4,39 persen dengan IHK sebesar 113,21 dan inflasi y-on-y Kota Bengkulu sebesar 3,05 persen dengan IHK sebesar 111,40.
Inflasi y-on-y di Provinsi Bengkulu terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada seluruh kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,08 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,10 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,62 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,78 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,20 persen; kelompok transportasi sebesar 4,39 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,15 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 4,52 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,22 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,85 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 7,25 persen, sumber Berita Resmi Statistik No. 59/10/17/Th. XXVIII, 1 Oktober 2026.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada September 2026, antara lain: daging ayam ras, emas perhiasan, bensin, minyak goreng, Sigaret Kretek Mesin (SKM), ikan dencis, ongkos binatu/laundry, kontrak rumah, bahan bakar rumah tangga, dan bakso siap santap. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: cabai merah, bawang merah, santan segar, tarif rumah sakit, jengkol, tomat, telur ayam ras, bawang putih, popok bayi sekali pakai/ diapers, dan sepatu pria.
Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada bulan September 2026 Provinsi Bengkulu sebesar 0,38 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada September 2026, antara lain: cabai merah, ikan tongkol/ ikan ambu-ambu, ikan tuna, udang basah, roti manis, kemeja panjang katun wanita, Sigaret Putih Mesin (SPM), pemeliharaan/service, kangkung, dan sepatu wanita. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m pada September 2026, antara lain: angkutan udara, daging ayamras, jengkol, terong, bawang merah, minyak goreng, tomat, pir, kentang, dan emas perhiasan.
Nilai Tukar Petani Naik
BPS Provinsi Bengkulu mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2026 sebesar 206,79 atau naik 1,73 persen dibanding NTP Agustus 2026, yang sebesar 203,27. Peningkatan NTP terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 2,19 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik lebih rendah sebesar 0,46 persen, sumber Berita Resmi Statistik No. 60/10/17/Th. XXVIII, 1 Oktober 2026.
Peningkatan NTP September 2026 dipengaruhi oleh peningkatan NTP yang terjadi pada empat subsektor yaitu subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,04 persen; subsektor Hortikultura sebesar 9,06 persen; subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,50 persen; dan subsektor Peternakan sebesar 0,69 persen. Sementara subsektor yang mengalami penurunan adalah subsektor Perikanan sebesar 0,62 persen.
Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Bengkulu September 2026 sebesar 204,77 atau naik 1,93 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya sebesar 200,89.
Ekspor Turun di Bulan Agustus 2026
Kinerja neraca perdagangan Provinsi Bengkulu menunjukkan surplus. Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat neraca perdagangan barang Provinsi Bengkulu pada bulan Januari-Agustus 2026 surplus sebesar US$55,25 juta atau turun 14,47 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang mencapai US$64,59 juta.
Nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Agustus 2026 mencapai US$13,13 juta. Nilai ekspor ini turun sebesar 4,97 persen jika dibandingkan dengan bulan Juli 2026 yang tercatat sebesar US$13,82 juta, dan naik sebesar 92,56 persen apabila dibandingkan dengan bulan Agustus 2025 yang tercatat sebesar US$6,82 juta. Pada bulan Agustus 2026 tidak ada impor ke Provinsi Bengkulu, sumber Berita Resmi Statistik No. 61/10/17/Th. XXVIII, 1 Oktober 2026.
Komoditas Ekspor Provinsi Bengkulu bulan Januari-Agustus 2026 yang mengalami penurunan terbesar adalah komoditas pada golongan berbagai barang buatan pabrik, buah-buahan, olahan dari tepung, plastik dan barang dari plastik, dan Industri pengolahan lainnya yang mengalami penurunan sebesar 100 persen, diikuti golongan binatang hidup yang turun sebesar 98,65 persen, golongan pakaian dan aksesorinya (rajutan) yang turun sebesar 93,06 persen, golongan karet dan barang dari karet yang turun 92,40 persen, serta beberapa komoditas lainnya. Komoditas ekspor Provinsi Bengkulu bulan Januari-Agustus 2026 yang mengalami kenaikan adalah komoditas karya seni, barang kolektor, dan barang antik naik sebesar 116,45 persen dan komoditas kayu dan barang dari kayu naik sebesar 108,48 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Jika dibandingkan dengan ekspor di bulan Juli 2026, pada bulan Agustus 2026 ekspor Provinsi Bengkulu di sektor industri pengolahan naik sebesar 180,48 persen. Di sektor pertambangan dan lainnya mengalami penurunan sebesar 6,37 persen. Dan ekspor di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami penurunan sebesar 43,39 persen.
Pada periode Januari-Agustus 2026, India menjadi negara tujuan ekspor Provinsi Bengkulu dengan nilai terbesar, yaitu mencapai US$21,97 juta atau 39,76 persen dari total ekspor, diikuti oleh Pakistan sebesar US$9,32 juta (16,87 persen), dan Philipina sebesar US$7,77 juta (14,07 persen).
Kunjungan Wisatawan Nusantara Turun Dibanding Juli 2026
Pada Januari-Agustus 2026, secara kumulatif jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Provinsi Bengkulu mencapai 5,03 juta perjalanan, naik 2,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar 4,89 juta perjalanan. Jumlah perjalanan wisnus menuju Provinsi Bengkulu pada Agustus 2026 sebesar 600.452 perjalanan. Dari jumlah tersebut, sebesar 77,21 persen merupakan wisatawan yang berasal dari dalam Provinsi Bengkulu, sedangkan 22,79 persen sisanya berasal dari luar Provinsi Bengkulu. Jumlah perjalanan wisnus ke Provinsi Bengkulu pada Agustus 2026 mengalami penurunan sebesar 7,59 persen jika dibandingkan dengan Juli 2026, yaitu sebesar 649.749 perjalanan namun mengalami kenaikan sebesar 6,44 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2025, yaitu sebesar 564.136 perjalanan, sumber Berita Resmi Statistik No. 62/10/17/Th. XXVIII, 1 Oktober 2026.
Berdasarkan kabupaten/kota tujuan, jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada Agustus 2026 menuju Kota Bengkulu dengan jumlah perjalanan sebanyak 222.378 perjalanan. Sementara itu, kabupaten/kota dengan tujuan perjalanan terendah pada Agustus 2026 adalah Kabupaten Lebong dengan jumlah perjalanan sebanyak 18.663 perjalanan.
Tingkat penghunian kamar hotel di Provinsi Bengkulu pada Agustus 2026 untuk klasifikasi bintang mencapai 43,22 persen dan untuk klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya mencapai 20,15 persen. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, tingkat penghunian kamar hotel klasifikasi bintang naik sebesar 4,66 poin, sedangkan jika dibandingkan dengan Juli 2026 mengalami penurunan sebesar 9,17 poin.
Rata-rata lama menginap tamu hotel di Provinsi Bengkulu pada Agustus 2026 untuk klasifikasi bintang selama 1,27 malam, naik sebesar 0,08 jika dibandingkan Agustus 2025, dan tidak mengalami perubahan jika dibandingkan Juli 2026. Sedangkan rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya pada Agustus 2026 selama 1,16 malam, turun 0,04 poin jika dibandingkan Agustus 2025, namun naik 0,02 poin jika dibandingkan dengan Juli 2026. Jika dilihat menurut kewarganegaraan, pada Agustus 2026 rata-rata lama menginap tamu asing untuk hotel klasifikasi bintang selama 1,27 malam dan klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya selama 4,19 malam, sedangkan rata-rata lama menginap tamu Indonesia untuk hotel klasifikasi bintang selama 1,27 malam dan klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya selama 1,16 malam.
Aktivitas Transportasi Berfluktuasi
BPS Provinsi Bengkulu mencatat fluktuasi aktivitas transportasi pada bulan Agustus 2026. Jumlah lalu lintas angkutan laut di Provinsi Bengkulu pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 101 kapal, naik sebesar 14,77 persen dibandingkan dengan lalu lintas angkutan laut pada Juli 2026 yang tercatat 88 kapal. Jumlah penumpang angkutan laut pada Agustus 2026 tercatat 1.350 penumpang, turun sebesar 27,73 persen dibandingkan jumlah penumpang bulan lalu yang tercatat 1.868 orang. Sementara itu, lalu lintas barang yang dibongkar muat melalui Pelabuhan Pulau Baai pada Agustus 2026 tercatat 313.206 ton, naik sebesar 3,04 persen bila dibandingkan Juli 2026 yang sebanyak 303.951 ton, sumber Berita Resmi Statistik No. 63/10/17/Th. XXVIII, 1 Oktober 2026.
Di sektor angkutan udara, jumlah penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno pada Agustus 2026 tercatat 401 penerbangan, turun sebesar 1,72 persen dibandingkan dengan Juli 2026 yang tercatat 408 penerbangan. Jumlah penumpang angkutan udara mencapai 47.047 orang, turun sebesar 0,68 persen bila dibandingkan dengan Juli 2026 yang tercatat 47.368 orang. Volume barang yang diangkut melalui Bandara Fatmawati mengalami penurunan sebesar 18,59 persen dari 121,67 ton pada Juli 2026 menjadi 99,05ton pada Agustus 2026.
Narahubung Media
Ernayanti
Ketua Tim Analisis Statistik Lintas Sektor
BPS Provinsi Bengkulu
Related News and Press Release
Press Release BPS-Statistics Bengkulu Province April 1, 2026
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province July 1, 2026
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province Februari 2, 2026
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province March 2, 2026
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province May 4, 2026

BPS-Statistics Indonesia
Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu (BPS-Statistics Bengkulu Province)Jl. Adam Malik Km.8 Kota Bengkulu
38225
Telp (62-736) 349117-118
Mailbox : [email protected]
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Copyright © 2023 BPS-Statistics Indonesia