May 4, 2026 | Other Activities
Inflasi di Bulan April 2026
Bengkulu, (4/5) - BPS Provinsi Bengkulu mencatat pada bulan April 2026 inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 1,87 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,47. Inflasi y-on-y Kabupaten Mukomuko sebesar 2,16 persen dengan IHK sebesar 109,57 dan inflasi y-on-y Kota Bengkulu sebesar 1,77 persen dengan IHK sebesar 109,43.
Inflasi y-on-y di Provinsi Bengkulu terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,27 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,71 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,82 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,29 persen; kelompok transportasi sebesar 1,41 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,24 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,83 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,21 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,81 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok kesehatan sebesar 0,31 persen dan kelompok pendidikan sebesar 9,55 persen, sumber Berita Resmi Statistik No. 26/05/17/Th. XXVIII, 4 Mei 2026.
Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada April 2026, antara lain: daging ayam ras, emas perhiasan, Sigaret Kretek Mesin (SKM), ikan dencis, angkutan udara, beras, sepeda motor, jeruk, minyak goreng, dan ongkos binatu/laundry. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: sekolah menengah atas, cabai merah, santan segar, bawang putih, bensin, tarif rumah sakit, angkutan antar kota, bawang merah, tarif kendaraan travel, dan popok bayi sekali pakai/diapers.
Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada bulan April 2026 Provinsi Bengkulu sebesar 0,35 persen sedangkan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) April 2026 sebesar 0,52 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada April 2026, antara lain: angkutan udara, bawang merah, minyak goreng, ongkos binatu/laundry, sate, ikan dencis, mie, beras, telepon seluler, dan Sigaret Kretek Mesin (SKM). Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m pada April 2026, antara lain: daging ayam ras, cabai merah, emas perhiasan, angkutan antar kota, tarif kendaraan travel, cabai rawit, ikan tongkol/ ikan ambu-ambu, daging sapi, telur ayam ras, dan tomat.
Ekspor Januari-Maret 2026 Mengalami Surplus
Kinerja neraca perdagangan Provinsi Bengkulu menunjukkan surplus. Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat Neraca perdagangan Provinsi Bengkulu pada bulan Januari-Maret 2026 surplus sebesar US$7,53 juta. Jika dibandingkan dengan neraca perdagangan pada periode yang sama pada tahun 2025 yang mengalami surplus sebesar US$42,50 juta, neraca perdagangan Provinsi Bengkulu mengalami penurunan sebesar 82,29 persen.
Nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Maret 2026 mencapai US$3,74 juta. Nilai ekspor ini naik sebesar 34,88 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2026 yang tercatat sebesar US$2,77 juta, dan turun sebesar 59,19 persen apabila dibandingkan dengan bulan Maret 2025 yang tercatat mencapai US$9,16 juta. Pada bulan Maret 2026 tidak ada impor ke Provinsi Bengkulu, sumber Berita Resmi Statistik No. 28/05/17/Th. XXVIII, 4 Mei 2026.
Secara kumulatif, komoditas Ekspor Provinsi Bengkulu bulan Januari-Maret 2026 yang mengalami penurunan terbesar adalah komoditas pada golongan olahan dari tepung yang mengalami penurunan sebesar 100 persen. Kemudian diikuti golongan binatang hidup dengan nilai ekspor sebesar US$0,01 juta atau mengalami penurunan 99,43 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 dan diikuti golongan karet dan barang dari karet mengalami penurunan 93,48 persen. Komoditas Ekspor Provinsi Bengkulu bulan Januari-Maret 2026 yang mengalami kenaikan adalah komoditas garam, belerang, batu, dan semen dengan nilai ekspor sebesar US$0,05 ribu atau mengalami kenaikan 225,10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Jika dibandingkan dengan ekspor di bulan Februari 2026, pada bulan Maret 2026 ekspor Provinsi Bengkulu di sektor industri pengolahan naik sebesar 15,30 persen. Di sektor pertambangan dan lainnya mengalami kenaikan sebesar 35,52 persen. Sementara ekspor di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan turun sebesar 68,53 persen.
Tiga besar negara tujuan ekspor Provinsi Bengkulu Januari-Maret 2026 adalah Pakistan, Thailand, dan Vietnam. Share ketiga negara ini mencapai 95,53 persen dari total ekspor. Pakistan merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar dengan nilai ekspor sebesar US$5,54 juta (73,55 persen), diikuti oleh negara Thailand sebesar US$1,28 juta (16,99 persen), Vietnam sebesar US$0,38 juta (4,99 persen).
Nilai Tukar Petani Turun
BPS Provinsi Bengkulu mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2026 sebesar 201,99 atau turun 0,96 persen dibanding Maret 2025 sebesar 203,94. Penurunan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) turun sebesar 0,18 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,78 persen, sumber Berita Resmi Statistik No. 27/05/17/Th. XXVIII, 4 Mei 2026.
Penurunan NTP April 2026 dipengaruhi oleh penurunan NTP yang terjadi pada tiga subsektor yaitu subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,21 persen; subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,19 persen; dan subsektor Peternakan sebesar 0,15 persen. Sementara subsektor yang mengalami kenaikan adalah subsektor Hortikultura sebesar 2,94 persen dan subsektor Perikanan sebesar 0,19 persen.
Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Bengkulu April 2026 sebesar 201,78 atau turun 3,15 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.
Kunjungan Wisatawan Nusantara Terus Tumbuh
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Provinsi Bengkulu pada Januari-Maret 2026 mencapai 1,94 juta perjalanan, naik 20,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar 1,61 juta perjalanan. Jumlah perjalanan wisnus menuju Provinsi Bengkulu pada Maret 2026 sebesar 809.588 perjalanan. Dari jumlah tersebut, sebesar 74,93 persen merupakan wisatawan yang berasal dari dalam Provinsi Bengkulu, sedangkan 25,07 persen sisanya berasal dari luar Provinsi Bengkulu, sumber Berita Resmi Statistik No. 29/05/17/Th. XXVIII, 4 Mei 2026.
Berdasarkan kabupaten/kota tujuan, jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada Maret 2026 menuju Kota Bengkulu dengan jumlah perjalanan sebanyak 277.176 perjalanan. Sementara itu, kabupaten/kota dengan tujuan perjalanan terendah pada Maret 2026 adalah Kabupaten Lebong dengan jumlah perjalanan sebanyak 31.883 perjalanan.
Tingkat penghunian kamar hotel di Provinsi Bengkulu pada Maret 2026 untuk klasifikasi bintang mencapai 40,08 persen dan untuk klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya mencapai 17,91 persen. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, tingkat penghunian kamar hotel klasifikasi bintang naik sebesar 16,33 poin, sedangkan jika dibandingkan dengan Februari 2026 mengalami kenaikan sebesar 1,16 poin.
Rata-rata lama menginap tamu hotel di Provinsi Bengkulu pada Maret 2026 untuk klasifikasi bintang selama 1,19 malam, turun 0,07 poin jika dibandingkan Maret 2025, dan turun 0,04 poin jika dibandingkan Februari 2026. Sedangkan rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya pada Maret 2026 selama 1,09 malam, turun 0,09 poin jika dibandingkan Maret 2025, dan turun 0,03 poin jika dibandingkan dengan Februari 2026. Jika dilihat menurut kewarganegaraan, pada Maret 2026 rata-rata lama menginap tamu asing untuk hotel klasifikasi bintang selama 1,58 malam dan klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya selama 3,32 malam, sedangkan rata-rata lama menginap tamu Indonesia untuk hotel klasifikasi bintang selama 1,19 malam dan klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya selama 1,08 malam.
Aktivitas Transportasi Meningkat di Bulan Maret
BPS Provinsi Bengkulu mencatat peningkatan aktivitas transportasi pada bulan Maret 2026. Jumlah lalu lintas angkutan laut di Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 85 kapal, naik 1,19 persen dibandingkan Februari 2026. Jumlah penumpang angkutan laut tercatat 2.110 orang, naik 41,04 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara itu, lalu lintas barang yang dibongkar muat melalui Pelabuhan Pulau Baai tercatat 226.305 ton, naik 36,10 persen dibandingkan Februari 2026, sumber Berita Resmi Statistik No. 30/05/17/Th. XXVIII, 4 Mei 2026.
Di sektor angkutan udara, Jumlah penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno pada Maret 2026 tercatat 457 penerbangan, naik sebesar 30,57 persen dibandingkan dengan Februari 2026 yang tercatat 350 penerbangan. Jumlah penumpang angkutan udara mencapai 56.062 orang, naik sebesar 42,10 persen bila dibandingkan dengan Februari 2026 yang tercatat 39.452 orang. Volume barang yang diangkut juga mengalami kenaikan sebesar 3,12 persen menjadi 96,87 ton dibandingkan Februari 2026 yang tercatat 93,94 ton.
Related News and Press Release
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province May 5, 2026
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province Februari 2, 2026
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province March 2, 2026
Press Release BPS-Statistics Bengkulu Province April 1, 2026
Press Release of BPS-Statistics Bengkulu Province July 1, 2026

BPS-Statistics Indonesia
Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu (BPS-Statistics Bengkulu Province)Jl. Adam Malik Km.8 Kota Bengkulu
38225
Telp (62-736) 349117-118
Mailbox : [email protected]
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Copyright © 2023 BPS-Statistics Indonesia