Berita Terkait

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu (BPS-Statistics Bengkulu Province)Jl. Adam Malik Km.8 Kota Bengkulu
38225
Telp (62-736) 349117-118
Mailbox : [email protected]
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik
2 Juni 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya
Inflasi di Bulan Mei 2026
BPS Provinsi Bengkulu mencatat pada bulan Mei 2026 inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,01 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 110,41. Inflasi y-on-y Kabupaten Mukomuko sebesar 3,35 persen dengan IHK sebesar 110,48 dan inflasi y-on-y Kota Bengkulu sebesar 2,90 persen dengan IHK sebesar 110,38.
Inflasi y-on-y di Provinsi Bengkulu terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,07 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,87 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,24 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,75 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,05 persen; kelompok transportasi sebesar 3,04 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,85 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,25 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,09 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,27 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok pendidikan sebesar 9,55 persen, sumber Berita Resmi Statistik No. 35/06/17/Th. XXVIII, 2 Juni 2026.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Mei 2026, antara lain: emas perhiasan, daging ayam ras, cabai merah, angkutan udara, Sigaret Kretek Mesin (SKM), ikan dencis, minyak goreng, bahan bakar rumah tangga, sepeda motor, dan beras. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: sekolah menengah atas, santan segar, bawang putih, tarif rumah sakit, bensin, popok bayi sekali pakai/diapers, daun singkong, baju muslim wanita, bayam, dan sepatu pria.
Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada bulan Mei 2026 Provinsi Bengkulu sebesar 0,86 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Mei 2026, antara lain: cabai merah, angkutan udara, minyak goreng, terong, bahan bakar rumah tangga, tomat, cabai rawit, bawang merah, kacang panjang, dan beras. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m pada Mei 2026, antara lain: daging ayam ras, emas perhiasan, jengkol, ikan dencis, jeruk, pir, telur ayam ras, kentang, bawang putih, dan makanan hewan peliharaan.
Nilai Tukar Petani Turun di Bulan Mei 2026
BPS Provinsi Bengkulu mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 sebesar 201,95 atau turun 0,02 persen dibanding April 2026 sebesar 201,99. Penurunan NTP terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 1,07 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik lebih tinggi sebesar 1,09 persen, sumber Berita Resmi Statistik No. 36/06/17/Th. XXVIII, 2 Juni 2026.
Penurunan NTP Mei 2026 dipengaruhi oleh penurunan NTP yang terjadi pada tiga subsektor yaitu subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,19 persen; subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,41 persen; dan subsektor Perikanan sebesar 2,82 persen. Sementara subsektor yang mengalami kenaikan adalah subsektor Hortikultura sebesar 48,66 persen dan subsektor Peternakan sebesar 1,74 persen.
Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Bengkulu mengalami perubahan dari sebelumnya 201,78 pada bulan April 2026 menjadi 201,46 atau mengalami penurunan sebesar 0,16 persen dari bulan sebelumnya.
Ekspor Naik di Bulan April 2026
Kinerja neraca perdagangan Provinsi Bengkulu menunjukkan surplus. Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat neraca perdagangan Provinsi Bengkulu pada bulan Januari-April 2026 surplus sebesar US$15,73 juta. Jika dibandingkan dengan neraca perdagangan pada periode yang sama pada tahun 2025 yang mengalami surplus sebesar US$46,46 juta, neraca perdagangan Provinsi Bengkulu mengalami penurunan sebesar 66,15 persen.
Nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan April 2026 mencapai nilai sebesar US$8,20 juta. Nilai total ekspor April 2026 mengalami kenaikan sebesar 119,46 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret 2026 yang tercatat sebesar US$3,74 juta, dan naik sebesar 106,90 persen apabila dibandingkan dengan bulan April 2025 yang tercatat mencapai US$3,96 juta. Pada bulan April 2026 tidak ada impor ke Provinsi Bengkulu, sumber Berita Resmi Statistik No. 37/06/17/Th. XXVIII, 2 Juni 2026.
Komoditas Ekspor Provinsi Bengkulu bulan Januari-April 2026 yang mengalami penurunan terbesar adalah komoditas pada golongan buah-buahan dan olahan dari tepung yang mengalami penurunan sebesar 100 persen, diikuti golongan binatang hidup yang turun sebesar 99,12 persen, golongan karet dan barang dari karet yang turun 94,98 persen, golongan pakaian dan aksesorinya (rajutan) yang turun 86,84 persen, dan golongan bahan bakar mineral yang turun sebesar 65,29 persen. Komoditas Ekspor Provinsi Bengkulu bulan Januari-April 2026 yang mengalami kenaikan adalah komoditas garam, belerang, batu, dan semen yang mengalami kenaikan sebesar 112,62 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Jika dibandingkan dengan ekspor di bulan Maret 2026, pada bulan April 2026 ekspor Provinsi Bengkulu di sektor industri pengolahan naik sebesar 30.388,23 persen. Di sektor pertambangan dan lainnya mengalami kenaikan sebesar 113,96 persen. Dan ekspor di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan naik sebesar 620,03 persen.
Pada periode Januari-April 2026, Pakistan merupakan negara tujuan ekspor yang memiliki peranan terbesar dengan nilai ekspor sebesar US$5,54 juta (35,20 persen), diikuti oleh negara Thailand sebesar US$5,15 juta (32,77 persen), dan India sebesar US$4,10 juta (26,04 persen).
Kunjungan Wisatawan Nusantara Turun Dibanding Maret 2026
Pada Januari-April 2026, secara kumulatif jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke Provinsi Bengkulu mencapai 2,49 juta perjalanan, naik 3,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar 2,40 juta perjalanan. Jumlah perjalanan wisnus menuju Provinsi Bengkulu pada April 2026 sebesar 550.559 perjalanan. Dari jumlah tersebut, sebesar 75,89 persen merupakan wisatawan yang berasal dari dalam Provinsi Bengkulu, sedangkan 24,11 persen sisanya berasal dari luar Provinsi Bengkulu. Jumlah perjalanan wisnus ke Provinsi Bengkulu pada April 2026 mengalami penurunan sebesar 32,00 persen jika dibandingkan dengan Maret 2026, yaitu sebesar 809.588 perjalanan dan mengalami penurunan sebesar 30,33 persen jika dibandingkan dengan April 2025, yaitu sebesar 790.208 perjalanan, sumber Berita Resmi Statistik No. 38/06/17/Th. XXVIII, 2 Juni 2026.
Berdasarkan kabupaten/kota tujuan, jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada April 2026 menuju Kota Bengkulu dengan jumlah perjalanan sebanyak 213.755 perjalanan. Sementara itu, kabupaten/kota dengan tujuan perjalanan terendah pada April 2026 adalah Kabupaten Lebong dengan jumlah perjalanan sebanyak 16.538 perjalanan.
Tingkat penghunian kamar hotel di Provinsi Bengkulu pada April 2026 untuk klasifikasi bintang mencapai 43,08 persen dan untuk klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya mencapai 18,60 persen. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, tingkat penghunian kamar hotel klasifikasi bintang turun sebesar 1,04 poin, sedangkan jika dibandingkan dengan Maret 2026 mengalami kenaikan sebesar 3,00 poin.
Rata-rata lama menginap tamu hotel di Provinsi Bengkulu pada April 2026 untuk klasifikasi bintang selama 1,23 malam, naik 0,01 poin jika dibandingkan April 2025, dan naik 0,04 poin jika dibandingkan Maret 2026. Sedangkan rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya pada April 2026 selama 1,15 malam, naik 0,01 poin jika dibandingkan April 2025, dan naik 0,06 poin jika dibandingkan dengan Maret 2026.
Jika dilihat menurut kewarganegaraan, pada April 2026 rata-rata lama menginap tamu asing untuk hotel klasifikasi bintang selama 1,39 malam dan klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya selama 7,61 malam, sedangkan rata-rata lama menginap tamu Indonesia untuk hotel klasifikasi bintang selama 1,23 malam dan klasifikasi non bintang dan akomodasi lainnya selama 1,14 malam.
Aktivitas Transportasi Menurun di April 2026
BPS Provinsi Bengkulu mencatat penurunan aktivitas transportasi pada bulan April 2026. Jumlah lalu lintas angkutan laut di Provinsi Bengkulu pada April 2026 tercatat sebanyak 79 kapal, turun sebesar 7,06 persen dibandingkan dengan lalu lintas angkutan laut pada Maret 2026 yang tercatat 85 kapal. Jumlah penumpang angkutan laut tercatat 1.908 penumpang, turun 9,57 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 2.110 penumpang. Sementara itu, lalu lintas barang yang dibongkar muat melalui Pelabuhan Pulau Baai pada April 2026 tercatat 209.160 ton, turun sebesar 7,58 persen bila dibandingkan Maret 2026 yang sebanyak 226.305 ton, sumber Berita Resmi Statistik No. 39/06/17/Th. XXVIII, 2 Juni 2026.
Di sektor angkutan udara, jumlah penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno pada April 2026 tercatat 369 penerbangan, turun sebesar 19,26 persen dibandingkan dengan Maret 2026 yang tercatat 457 penerbangan. Jumlah penumpang angkutan udara mencapai 41.877 orang, turun sebesar 25,30 persen bila dibandingkan dengan Maret 2026 yang tercatat 56.062 orang. Volume barang yang diangkut mengalami penurunan sebesar 12,91 persen dari 84.362 kg, pada April 2026 menjadi 96.873 kg pada Maret 2026.
Narahubung Media
Ernayanti
Ketua Tim Analisis Statistik Lintas Sektor
BPS Provinsi Bengkulu